Diet Rendah Gula

Diet Rendah Gula – Diet adalah awal dari usaha untuk mengendalikan diabetes. Ikuti diet rendah gula seumur hidup, sesuai dengan anjuran dokter atau ahli gizi. Bila kelebihan berat badan, turunkan berat badan anda secara bertahap melalui cara yang benar.

Diet Rendah Gula

Diet Rendah Gula

Diet Rendah Gula

Dalam Diet Rendah Gula atau diet penyakit diabetes yang perlu diketahui adalah diet ini harus dapat memenuhi kebutuhan gula tubuh, tetapi tidak boleh berlebihan. Kunci diet diabetes adalah memilih karbohidrat yang aman. Semua karbohidrat halus, misalnya gula tepung halus, roti manis, biskuit, permen, sirop dan minuman ringan.

Jenis makanan dan minuman tersebut wajib untuk dihindari dan diganti dengan makanan dengan gizi yang lengkap, seperti buah, sayuran, kacang, biji dan makanan lainnya yang belum diproses yang efektif untuk memperbaiki resistensi insulin. Makanan tersebut mengandung zat tepung yang memerlukan lebih sedikit insulin dibandingkan dengan gula sederhana, juga tinggi serat dan kaya berbagai antioksidan alami, lebih banyak mengandung asam lemak omega-3 serta trace mineral yang penting.

Lebih ditekankan lagi, dalam Diet Rendah Gula takaran karbohidrat yang menjadi sumber gula tubuh perlu diperhatikan, untuk menunjang kebutuhan enersi yang diperoleh setengah dari zat gula ini.

Penyakit diabetes melitus merupakan salah satu jenis penyakit metabolik yang ditandai dengan masalah hiperglikemi atau kenaikan gula darah yang penyebabnya adalah karena terjadinya suatu gangguan pada sekresi insulin dan juga kerja insulin sehingga menyebabkan terjadinya ketidaknormalan pada sistem metabolisme karbohidrat, lemak dan juga protein. Dan secara klinis, penyakit diabetes merupakan salah satu sindrom yang merupakan salah satu gabungan dari kumpulan berbagai gejala klinis meliputi suatu aspek metabolik dan juga vaskuler yakni adalah hiperglikemi puasa dan juga post prandial, aterosklerotik dan juga penyakit vaskuler mikroangiopati serta juga pada hampir semua dari organ tubuh yang terkena oleh dampaknya.

Komplikasi Penyakit Gula

Secara garis besar dari komplikasi yang terjadi pada penyakit gula darah atau penyakit diabetes dibagi menjadi 2 yakni adalah :

  1. Komplikasi metabolik
  2. Komplikasi vaskular yang terjadi dengan jangka panjang.

Komplikasi metabolik yang biasanya paling sering ditemukan pada kasus penyakit diabetes melitus tipe 1 yakni adalah ketoasidosis diabetik atau DKA yang biasanya ditandai dengan suatu  masalah hiperglikemia atau gula darah yang bisa mencapai lebih dari 300 mg/dl. Asidosis metabolik yang terjadi akibat dari suatu penimbunan pada benda keton atau jga diuresis osmotik.

Sedangkan komplikasi vaskular yang terjadi dalam jangka panjang biasanya akan melibatkan bagian pembuluh darah yang kecil yang diantaranya adalah retinopati diabetes, neuropati diabetik, dan juga pembuluh darah yang memang sedang maupun besar antara lain adalah ateroskelrosis, gangren yang terjadi dengan ekstrimitas dan juga penyakit stroke yang diakibatkan oleh penyakit gula darah ini. Selain itu, peningkatan pada gula darah yang terjadi menahun untuk penderita dengan masalah predisposisi genetik yang merupakan salah satu faktor yang paling utama sehingga bisa menimbulkan suatu komplikasi pada penyakit diabetes lewat 4 cara.

Kadar gula darah normal atau glukosa di dalam tubuh bisa sangat berfungsi sebagai salah satu sumber energi dan juga kalori. Glukosa yang ada di dalam darah biasanya berasal dari sistem penyerapan usus yang berasal dari makanan yang mengandung kandungan tepung atau juga karbohidrat yang berasal dari nasi, ubi, jagung, kentang dan juga lain sebagainya. Dan sebagian dari pemecahan yang terjadi simpanan energi yang ada di dalam jaringan atau glikogen. Mekanisme dari gula darah untuk bisa masuk lewat dinding usus halus ke dalam aliran darah, dan glukosa yang merupakan bentuk hasil akhir dari sistem pencernaan dan kemudian diabsorbsi dengan menyeluruh sebagai karbohidrat. Kadar glukosa darah yang sangat bervariasi dengan suatu daya sistem penyerapan, glukosa yang ada di dalam darah kemudian akan menjadi semakin lebih tinggi setelah makan dan kemudian akan terjadi suatu penurunan dan jika memang tidak ada makanan yang masuk selama beberapa jam. Glukosa tadi kemudian akan keluar masuk dari dalam sel dan kemudian digunakan sebagai salah satu sumber energi, glukosa akan disimpan sebagai glikogen dengan jaringan dan juga sel hati di dalam insulin yakni adalah hormon yang kemudian akan disekresi sebagai glikogen yang ada di dalam jaringan serta ada di dalam sel hati oleh insulin yakni adalah hormon yang disekresikan oleh pankreas.

Glikogen sendiri kemudian akan diubah lagi menjadi glukosa yang ada di dalam tubuh jika memang tidak ada makanan yang bisa masuk sebagai energi oleh glukogen yakni adalah hormon yang lainnya yang bisa dihasilkan lewat pankreaas dan juga hormon adrenalin yang disekresi lewat kelenjar adrenalin.

Kadar glukosa yang ada di dalam darah bisa dengan meningkat berlebihan atau juga hiperglikemi dengan keadaan yang seperti ini yang kemudian akan berubah menjadi penyakit diabetes melitus yang merupakan salah satu bentuk dari suatu kelainan yang terjadi akibat dari tubuh mengalami kekurangan atau juga rusaknya hormon insulin yang pada akhirnya menyebabkan terjadinya glukosa tetap beredar di dalam darah serta kemudian akan susah dalam menembus dinding sel.

Diet Rendah Gula

 


=====================================

>>> Kapsul Sambiloto Mengobati Kencing Manis / Diabetes, Menormalkan Kadar Gula Darah, Meningkatkan Kekebalan Tubuh, Mengatasi Bronchitis & Radang Amandel, Produk Herbal, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Gula Darah, Penyakit Gula Darah and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>